Nenek Martini

Usia 87 Tahun
Donasi Sekarang

Nenek Martini, Merindukan Baitullah

Campaigner, Asep Supriatna

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,Perkenalkan, nama saya Asep Supriatna, atau lebih dikenal dengan sapaan @AsepFakhri di ranah social media. Saya seorang trainer di bidang spiritual dan pengembangan diri. Ketika mendengar kisah Nenek Amroh yang gagal berangkat umrah karena travel tempat beliau mendaftar bermasalah, saya jadi tergerak untuk membantu beliau mewujudkan cita-citanya bisa berziaroh ke tanah suci. Saya merasakan betul bagaimana sedihnya sang Nenek ketika gagal berangkat. Terlebih kesedihan lebih dalam lagi ada di sang cucu yang dengan jerih payahnya mau membahagiakan sang Nenek yang sudah membesarkannya. Harapan yang pasti akan ada pada setiap kita bisa memberangkatkan orang tua juga keluarga tercinta. Saya tidak bisa membayangkan bagaimana pesarasaan sang cucu. Karena bagi saya, hadiah terindah bagi orang tercinta itu adalah tiket menuju tanah suci.

Saya pernah merasakan itu semua. Betapa bahagianya ketika di sisa usia ini saya bisa mengajak ibunda tercinta ke tanah suci. Sepanjang perjalanan ibunda menangis dan memegang erat tangan saya. Terlebih saat memasuki masjidil haram. Tangis semakin memuncak saat beliau menceritakan bahwa ayahanda tercinta juga sangat ingin berangkat ke tanah suci. Tangis saya pun pecah saat itu. Karena ayahanda telah meninggal sebelum saya bisa mengajak beliau ke tanah suci.

Cucu dari Nenek Amroh juga pasti merasakan kesedihan tak terkira saat mendengar usahanya menabung dan mendaftarkan sang Nenek tercinta untuk umrah gagal hanya gara-gara travel yang tidak bertanggung jawab. Untuk itu, mari bantu kita hadirkan bahagia di hati sang cucu untuk bisa memberangkatkan Nenek tercinta beziaroh ke tanah suci.